Center of Testing Machine in Indonesia

PT. OSTENCO PROMITRA JAYA was founded in 1997 to be Center of Testing Machine for various industries.
We provide stock of our best seller Universal Testing Machine from small to big capacity in order to give best service to customer in needs.

Pengujian Tarik/Tekan, Hardness dan Metallography - Gratis

Untuk mendukung program Masyarakat Mutu, kami mengundang para Industriawan, Dosen, Peneliti dan Praktisi menguji sample test tarik/tekan pada mesin UTM di showroom kami, tanpa dikenakan biaya. Hal ini juga berlaku untuk sample preparasi untuk uji Metallography: cutting, mounting, grinding & polishing.

Bila ada yang berminat silahkan hubungi via Hp/WA: Frans (0818-106687) , Robi M (0812-1380-0084), Djodi BS (0821-22753917), Dendy (0858-13729991) untuk membicarakan type & jumlah sampel, metode uji, hari dan waktu nya

Mesin Uji Uniaxial atau dikenal di pasaran sebagai Universal Tesing Machine (UTM) sangatlah dibutuhkan di dunia industri.  Untuk mengetahui kekuatan alat transportasi, alat-alat berat, infrastruktur dan bangunan diperlukan pengujian terhadap material yang digunakan sebagai bahan bakunya. Tanpa melalui pengujian maka sebuah truk tidak dapat diketahui dengan pasti daya angkutnya terhadap beban tanpa mengalami kerusakan. Sebuah jembatan tidak dapat dipastikan kapasitasnya untuk dapat dilalui kendaraan berbobot berapa saja yang diperbolehkan melaluinya agar tidak ambruk. Kabel listrik tegangan tinggi tidak mudah putus dan membahayakan siapapun yang melintas di bawahnya.
 
Bahkan gedung pun tidak dapat diketahui berapa banyak tingkat dapat dibangun dengan aman tanpa rubuh. Gambar 1. adalah beberapa jenis kerusakan pada kendaraan angkut, putusnya kabel listrik dan konstruksi bangunan dikarenakan kegagalan material dalam menerima beban yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kekuatannya.
Mengingat betapa pentingnya pengujian terhadap material, pemerintah melalui BSN (Badan Standardisasi Nasional)  telah membuat persyaratan SNI 17025 yang mengadopsi ISO dengan nomor yang sama untuk Laboratorium yang menyelenggarakan pengujian material dan kalibrasi  alat-alat uji. Bahkan juga rancangan standar pengujian logam (RSNI3-8389:2016 yang mengatur persyaratan uji tarik material logam telah dikeluarkan. Mulai dari persyaratan dimensi benda uji sampai dengan cara pengujian tariknya telah ditentukan di dalam rancangan standar tersebut. Beberapa standar internasional seperti ISO 6892 dari Eropa, ASTM E 4 yang dibuat oleh Amerika dan JIS Z 2241 dari Jepang juga telah mempersyaratkan tata cara pengujian material yang menggunakan UTM agar diperoleh hasil pengujian yang memenuhi standar.

Pengujian UTM itu sendiri terdiri dari berbagai macam jenis antara lain pengujian tarik, tekan, lengkung (bending), kelupas (peeling), tusukan (puncture) dan fatik sesuai dengan tujuannya. Pengujian tarik dimaksudkan untuk  mengetahui kekuatan material dalam menahan beban tarik maksimal sebelum putus. Uji tekan material adalah untuk melihat kemampuannya menahan beban tekan, uji lengkung bertujuan untuk mengetahui kemampuan material untuk melengkung secara maksimal sebelum patah. Uji kelupas (peeling) adalah untuk melihat daya rekat bahan pengikat atau lem dari sebuah isolatip dan uji tusukan (puncture) untuk mengukur kekuatan material dalam menerima beban terpusat berupa tusukan sampai tertembus atau rusak. Pengujian fatik adalah melihat kemampuan material mengalami siklus tegangan (stress) atau pemuluran (strain) baik terhadap beban statis maupun dinamis sebelum mengalami retak atau kegagalan (failure).
 
Gambar 2. adalah alat UTM merek Hung Ta yang biasa dipasok oleh PT Ostenco Promitra Jaya untuk melakukan pengujian tarik, tekan, lengkung, uji daya rekat, uji tusuk dan pengujian fatik beban dinamis. Mengetahui kekuatan material lebih awal sebelum barang diproduksi apalagi secara masal adalah langkah yang sangat tepat. Sebab bila barang sudah terlanjur diproduksi dan beredar ke pasaran luas, maka resiko mendapatkan laporan ketidakpuasan pelanggan akan semakin tinggi. Hal yang tidak diinginkan adalah apabila terjadi kecelakaan akibat menggunakan produk yang tidak layak seperti yang diperlihatkan pada Gambar 1. Material yang tidak memenuhi kriteria disain produk, dapat diganti dengan material yang lebih kuat dan lebih baik lagi. Dengan demikian sangat dapat dimaklumi mengapa mesin UTM sangat dibutuhkan di berbagai macam bidang industri. Selain sudah menjadi tuntutan pasar, kenyamanan dan keselamatan pelanggan dalam menggunakan produk adalah yang paling utama. Mengabaikan hal ini, maka disamping sulit memasarkan produknya, produsen akan ditinggalkan pelanggannya dan terancam tersisih dari persaingan produk sejenis yang jauh lebih bermutu dan aman.*)181017, This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.