Center of Testing Machine in Indonesia

Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengeluarkan SNI 8389:2017 Cara Uji Tarik Logam, pada tahun 2017 sebagai langkah perbaikan dari standar sebelumnya yaitu SNI 07-0408-1989 Cara Uji Tarik Logam dan SNI 07-0371-1998 Batang Uji Tarik Untuk Bahan Logam. SNI 8389:2017 ini mempersyaratkan pengujian tarik untuk menggunakan peralatan yang sesuai dengan JIS B 7721 dan JIS B 7741.

Peralatan uji tarik atau UTM (Universal Testing Machine) berdasarkan SNI 8389:2017 tersebut harus dipastikan dapat memenuhi JIS B 7721 yaitu harus selalu dikalibrasi setiap tahun sekali sebagaimana peraturan BSN dan KAN (Komite Akreditasi Nasional) dengan pembacaan beban harus dapat mencapai 10% di atas beban maksimum menurut skala penunjuk beban yang dipakai pada mesin UTM. Penggunaan ekstensometer untuk mengukur kuat tahan (perpanjangan plastis atau perpanjangan total) harus mengikuti JIS B 7741. Sedangkan alat jepit (grip) harus dipastikan menjepit dengan baik secara satu garis lurus dengan sumbu benda uji yang dijepit saat pengujian beban tarik.

Mengacu terhadap persyaratan ini terutama pada grip maka mesin uji tarik yang masih menggunakan tuas manual pada penjepitnya seperti merek Hung Ta type HT-9501 tentunya tidak dapat memenuhi persyaratan SNI 8389-2017 lagi.  Sebagai langkah antisipasi dan agar dapat memenuhi standar SNI 8389-2017, maka alat uji tarik UTM HT-9501 harus di-upgrade dengan pemasangan alat bantu yaitu Hydraulic Grip. Alat bantu ini dapat menggantikan fungsi tuas manual menjadi semi otomatis secara hidrolis dengan penggunaan tombol tekan. Tombol tekan ini akan mengendalikan grip penjepit bagian atas dan bawah dalam mencengkeram dan melepaskan jepitan pada benda uji dengan beban jepit yang lebih kuat dan terukur bila dibandingkan menggunakan tenaga manusia (operator). Resiko terlepasnya jepitan karena penggunaan tuas manual pada saat berlangsungnya pengujian beban tarik dapat dihindari.

Alat bantu Hydraulic Grip dengan sumber tegangan 220 Volt, 1 phase ini sangat mudah dipasang dan dioperasikan tanpa perlu membutuhkan waktu yang lama. Pemasangan alat bantu ini cukup dilakukan oleh 2 orang teknisi dalam beberapa jam saja. Kemudian setelah dipastikan selang hidrolis dan kabel tegangan listrik terpasang dengan benar dan aman, maka Hydraulic Grip dapat dioperasikan untuk menjepit benda uji.(*)